Konsep Guru dalam Membina Akhlak Santri Al-Munawwariyyah Sudimoro Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang

Authors

  • Nurul Ashar Pondok Pesantren Al-Munawwariyyah Malang

DOI:

https://doi.org/10.35897/jurnaltinta.v1i1.138

Keywords:

Konsep Guru, Membina Akhlak

Abstract

Judul skripsi ini diangkat dari sebuah latar belakang tentang konep guru dalam membina akhlak santri Al-Munawwariyah Sudimoro Bululawang Malang. Dalam membina akhlak santri ini diharapkan dapat menumbuhkan dan meningkatkan keimanannya yang diwujudkan dalam tingkah laku terpuji. Selain itu, santri juga diarahkan mencapai keseimbangan antara kemajuan lahiriah dan batiniah, keselarasan hubungan antara manusia dalam lingkup sosial masyarakat dan lingkungannya juga hubungan manusia dengan Tuhannya. Dengan begitu, pembinaan akhlak serta penerapannya akan melahirkan ketenangan dan ketentraman hidup baik di dunia maupun di akhirat. Atas dasar pemikiran di atas penelitian ini pada dasarnya dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui konep guru dalam membina akhlak santri Al- Munawwariyah Sudimoro Bululawang Malang, dan untuk mengetahui sejauh mana pembinaan akhlak santri Al-Munawwariyah Sudimoro Bululawang Malang. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan metode penelitian kualitatif, dengan analisa dari data yang dikumpulkan melalui metode observasi, interview dan dokumen, dalam pembahasannya penulis menggunakan teknik analisis data deskriptif. Kesimpulan yang ditarik dari hasil temuan penelitian adalah: 1. Konsep guru dalam membina akhlak santri Al-Munawwariyah Sudimoro Bululawang Malang dengan: a. perencanaan, b. pelaksanaan, c. evaluasi program. 2. Upaya-upaya yang dilakukan oleh guru dalam membina akhlak santri Al- Munawwariyah Sudimoro Bululawang Malang: a. memberi pelajaran atau nasehat, b. membiasakan akhlak baik, c. memberi teladan dan uswah

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdurrahman An Nahlawi, Pendidikan Islam di Rumah, Sekolah dan Masyarakat (Jakarta : Gema Insani, 1995), hlm. 204

Abu Hamid Muhammad al-Ghozali, Ikhya’ Ulumuddin, III, (Bairut : Darul Fikr, t.t ). hal : 56.

Abu Ali Ibnu Muhammad Ibnu Ya’qub Miskawaih, Tahdzib al-Akhlaq wa Tathhir al-A’raq, (Mesir : al-Mathba’ah al-Misriyah, 1934 ), hal : 40

Ahmad Tafsir, Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam,(Bandung: Remaja Rosda Karya, 1992), hal.76.

Al-Qur’an al-Karim Anselm Strauss dan Juliet Corbin, Dasar-Dasar Penelitian Kualitatif : Tatalangkah dan Teknik Teoritisasi Data, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2009), hal. 5

Bukhari, No (6019) di Kitabul AdabEl-Muna 3 (Juni 2013) Halaman 24.

Hery Noer Aly, Ilmu Pendidikan Islam, (Logos Wacana Mulia,Jakarta, Cet. I, 1999), hlm. 178

Ibrahim Anis, al-Mu’jam al-Wasith, (Mesir : Dar al-Ma’arif, 1972 ), hal : 202.

Imam Muhammad bin Shaleh al-Utsaimin, Akhlaqul-Karimah( Maktabah Abu Salma, tampa tahun), hlm 7

Imron Salim, “Upaya Guru dalam Membina Akhlak Siswa di SDN Kemangsen 02 Kec.Balong bendo Kab.Sidoarjo”,Skripsi (Malang: UIN Malang, 2010)

J. Sudarminta. Epistemologi Dasar: Pengantar Filsafat Pengetahuan.(Yogyakarta: Kanisius, 2002)

Lexi Moleong, Metode Penelitian Kualitatif, (Bandung: Remaja Rosdakarya., 2000), hal. 3

Arifin MEd, Timbal Balik Pendidikan Agama Di Lingkungan Sekolah dan Keluarga, (Bulan Bintang, Jakarta, 1978), hal.164.

M. Ngalim Purwanto, Ilmu Pendidikan Teoritis dan Praktis,(Bandung: Remaja Rosdakarya, 1988), hal. 169-170.

Mohammad Nasir, Metode Penelitian (Jakarta: Galia Indonesia, 1988), hal.105

Muhaimin dkk, Strategi Belajar Mengajar, (Surabaya: Citra Media, 1996), hal. 70.

Muhaimin, PengembanganKurikulum Pendidikan Agama Islam, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2005), hal. 44-49

Muslim, No (77) di Kitaabul Iman, dan No (14), di Kitaabul luqatah.Nur Uhbiyati, Ilmu Pendidikan Islam , (Bandung: PustakaSetia, 1998), h.74

Rulam Ahmadi, Memahami Metodologi Penelitian Kualitatif (Malang: UM Press, 2005), hal. 1

Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D, (Bandung: Alfabeta, 2009), hal. 137

Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktik, (Jakarta: Rineka Cipta, 2006), hal. 155

Sunan abu Daud, maktabah as-syamila, Juz 12, hlm 292.

Sutrisno Hadi, Metodologi Research,jilid II (Yogyakarta: ANDI, 2001), hal. 233

Syahidin, Metode Pendidikan Qur’ani Teori dan Aplikasi, Misaka Galiza, Jakarta, 2009, Cet. I, hlm. 121.

Syaiful Bahri Djamarah, Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif, (Jakarta: Rineka Cipta, 2000), hal. 31.

Syekh az-Zarnuji, Ta'limul-Muta'allim, (Surabaya; al-Hidayah, tampa tahun) hlm, 104

Zakiah Daradjat, Ilmu Pendidikan Islam, (Jakarta: Bumi Angkasa, 1984), hal. 39.

Zamakhasyari Dhafir, Tradisi Pesantren Studi Tentang Pandangan Hidup Kyai, (LP3ES, 1982), hal.28.

Zuhairini, Sejarah Pendidikan Islam,(Jakarta: Aksara, 1994), hlm. 45.

Downloads

Published

20-02-2019

How to Cite

Ashar, N. (2019). Konsep Guru dalam Membina Akhlak Santri Al-Munawwariyyah Sudimoro Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang. Jurnal Tinta: Jurnal Ilmu Keguruan Dan Pendidikan, 1(1), 22–45. https://doi.org/10.35897/jurnaltinta.v1i1.138