Potret Perilaku Konsumsi Mahasiswa-Santri Pondok Pesantren Mahasiswa UII dan Pondok Pesantren Mahasiswa Pandanaran Komplek IV Yogyakarta

Authors

  • Muhammad Qamaruddin Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Antasari, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35897/iqtishodia.v5i1.276

Keywords:

Consumption Behavior; Islamic consumption; Student-Santri

Abstract

In order to meet the needs of life, humans are required to carry out consumption activities by using and utilizing goods and services. The purpose of this study was to conduct an in-depth analysis related to the consumption behavior of the Santri Islamic Boarding School Students and Islamic Boarding Schools in Sunan Pandanaran Campus IV Yogyakarta. This research is qualitative, the method of collecting data is by doing some questionnaires, observations, interviews, and documentation. The results of the data analysis are continued in the descriptive analysis. The results of this study showed that the consumption behavior of students in both Islamic Boarding in-line with the principles of Islamic teaching.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Almizan, A. (2016). Konsumsi Menurut Ekonomi Islam dan Kapitalis. Al-Masraf: Jurnal Lembaga Keuangan dan Perbankan, 1(1), 13-30.

Alpizar, A. (2016). Toleransi Terhadap Kebebasan Beragama Di Indonesia (Perspektif Islam). Toleransi: Media Ilmiah Komunikasi Umat Beragama, 7(2), 132-153.

Alwi, B. M. (2013). Pondok pesantren: ciri khas, perkembangan, dan Sistem Pendidikannya. Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 16(2), 205-219.

Amalia, D. (2018). Social influences pondok pesantren terhadap perilaku konsumsi islami santri mahasiswi pondok pesantren syaichona moh. Cholil bangkalan. Syaikhuna, 8(2), 198-216

Anni, S. (2018). Studi Manajemen Layanan Makanan Institusi Pondok Pesantren Darul Aman Makassar (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar). Retrieved from http://repositori.uin-alauddin.ac.id/13296/

Arifin, M. (1991). Kapita Selekta Pendidikan (Islam dan Umum). Jakarta: Bumi Aksara.

Barus, E. E., & Nuriani, N. (2016). Implementasi Etika Bisnis Islam (Studi Pada Rumah Makan Wong Solo Medan). Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam, 2(2), 125-146.

Bungin, B. (2005). Metodologi Penelitian Sosial: Kuantitatif dan Kualitatif. Surabaya: Airlangga University Press.

Dewi, D. S., & Widiastuti, T. (2017). Pemberdayaan Ekonomi Karyawan Pesantren Oleh Koperasi Al-Mawaddah Studi Kasus Pesantren Putri Al-Mawaddah. Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 3(3), 219.

Dhofier, Z. (1983). Tradisi Pesantren: Studi Tentang Pandangan Hidup Kyai. Jakarta: LP3ES.

Djakfar H.M. (2012). Etika bisnis: menangkap spirit ajaran langit dan pesan moral ajaran bumi. Penebar PLUS+.

Djali. (2013). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Fikriawan, S. (2018). SERTIFIKASI HALAL DI INDONESIA (Analisis Kuasa Simbolik dalam Kontestasi Fatwa Majelis Ulama Indonesia). El-Barka: Journal of Islamic Economics and Business, 1(1), 27-52.

Habibullah, E. S. (2018). Etika Konsumsi Dalam Islam. Ad Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 1(01), 90-102.

Herman, H. (2013). Sejarah Pesantren di Indonesia. Al-Ta'dib, 6(2), 145-158.

Huda, M. (2019). Penerapan Etika Bisnis Terhadap Kepuasan Konsumen dalam pandangan Islam. JURNAL EL-FAQIH, 5(1), 93-111.

Ida, K. (2019). Analisis Pendidikan Multikultural di Madrasah Dan Pesantren: Studi Komparasi di Man 3 Sleman dan Pondok Pesantren Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta. Panangkaran: Jurnal Penelitian Agama dan Masyarakat, 2(1), 105-120.

Ilyas, R. (2016). Etika Konsumsi dan Kesejahteraan dalam Perspektif Ekonomi Islam. AT-TAWASSUTH: Jurnal Ekonomi Islam, 1(1), 152-172.

Jumari, J. (2017, May). Gerakan Ekonomi Satyagraha Hindu Bali Melalui Labelisasi Non-Halal Sukla. In Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars (No. Seri 1, pp. 339-346).

Kotler, P. (2002). Manajemen Pemasaran. Jakarta: Erlanggga.

Liling, A. (2019). Konsep Utility Dalam Prilaku Konsumsi Muslim. BALANCA: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 1(1), 71-91.

Lodeng, A. (2018). Pengaruh Gaya Hidup Hedonis Terhadap Perilaku Konsumtif Menurut Ekonomi Islam (Studi Pada Mahasiswa Santri Ma’had Al-Jami’ah UIN Raden Intan Lampung) (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung). Retrieved from repository.radenintan.ac.id/3746/

Mankiw, N. G. (2003). Principle of Economic: Pengantar Ekonomi Makro. Jakarta: Salemba Empat.

Mar'ati, R. (2014). Pesantren Sebagai Basis Pendidikan Karakter; Tinjauan Psikologis. Al-Murabbi: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman, 1(1), 1-15.

Masyhuri, M. (2013). Ekonomi syariah dalam etika pemerataan resiko. Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan, 21(2), 125-136.

Metwally, M. M. (1995). Teori dan Model Ekonomi Islam. Jakarta: PT. Bangkit Daya Insana.

Mu'allim, A. (2015). Pengaruh Pengelolaan Wakaf di Mesir terhadap Pengelolaan Harta Wakaf Pendidikan di Indonesia. Akademika: Jurnal Pemikiran Islam, 20(1), 103-122.

Mujahidin, A. (2014). Ekonomi Islam. Pekanbaru: Al-Mujtahadah Press.

Mulkhan, A. M. (2003). Menggagas Pesantren Masa Depan. Yogyakarta: Qirtas.

Munif, N. A. (2015). SISTEM EKONOMI ISLAM: Dialektika Antara Thesis, Antitesis dan Plagiatis. An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah, 2(1), 319-348.

Muqit, A. (2018). Profesionalisme Kiai dalam Pengelolaan Pondok Pesantren dalam Konteks Kemodernan. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 2(2), 139-158.

Nizar, M. N. M. (2016). SUMBERDANA DALAM PENDIDIKAN ISLAM (Kepemilikan Harta Dalam Perspektif Islam). AL MURABBI, 1(2), 379-398.

Notoatmodjo, S. (2007). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Octaviani, C. (2016). Pengaruh Lingkungan Sosial Terhadap Perilaku Konsumsi Mahasiswa Perspektif Ekonomi Islam (Studi Mahasiswa Ekonomi Islam FIAI UII 2012) (Doctoral dissertation, UII). Retrieved from https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/2147

Pamungkas, C. (2014). Toleransi Beragama Dalam Praktik Sosial: Studi Kasus Hubungan Mayoritas Dan Minoritas Agama Di Kabupaten Buleleng. Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman, 9(2), 285-316.

Poerwadarminta, W.J.S. (2006. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Prawirosentono, S. (1997). Manajemen Produksi dan Operasi. Jakarta: Bumi Aksara.

Qardawi, Y. (1997). Norma dan Etika Ekonomi Islam. Jakarta: Gema Insani Press.

Rahardjo, M. D. (Ed.). (1985). Pergulatan dunia pesantren: Membangun dari bawah. Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat.

Rahman, A. (2002). Doktrin Ekonomi Islam. Yogyakarta: PT Dana Bhakti Prima Yasa.

Retnowati, P. (2018). Agama, Konflik dan Integrasi Sosial Refleksi Kehidupan Beragama di Indonesia: Belajar dari Komunitas Situbondo Membangun Integrasi Pasca Konflik. SANGKéP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan, 1(1), 1-28.

Ridwan, M. (2019). Nilai Filosofi Halal Dalam Ekonomi Syariah. Profit: Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah, 3(1), 14-29.

Ristiyanti, P. & John, P. (2005). Perilaku Konsumen. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Rosita, N. (2018). Kepemimpinan Kharismatik Kiai di Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak Yogyakarta. SANGKéP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan, 1(2), 166-183.

Saifuddin, A. (2015). Eksistensi Kurikulum Pesantren dan Kebijakan Pendidikan. Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies), 3(1), 207-234.

Septiana, A. (2015). Analisis Perilaku Konsumsi Dalam Islam. Dinar: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam, 2(1). 1-10

Setiadi, N. J. (2008). Perilaku Konsumen, Konsep dan Implikasi untuk Strategi dan Penelitian Pemasaran. Jakarta: Kencana.

Shofiyyah, N. A., Ali, H., & Sastraatmadja, N. (2019). Model Pondok Pesantren di Era Milenial. BELAJEA: Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 1-18.

Sidharta, I., & Lusyana, D. (2015). Pengaruh Orientasi Hubungan Dan Orientasi Tugas Dalam Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pelaku Usaha. Jurnal Ekonomi, Bisnis & Entrepreneurship, 9(1), 45-55.

Sugiyono. (2004). Metode Penelitian. Yogyakarta: UPP AMP.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Suharto, B. (2011). Dari Pesantren untuk Ummat: Reiventing Eksistensi Pesantren di Era Globalisasi. Surabaya: Imtiyaz.

Suharyanto, S. (2015). Metode Pembelajaran Pada Pondok Modern Jawa (Monja) di Pondok Modern Jawa Hanacaraka Wonogiri. Retrieved from https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/5301

Suharyono, S. (2018). Perilaku Konsumen Dalam Perspektif Ekonomi Islam. Al-Intaj: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 4(2). 60-70

Sulaiman, R. (2016). Pendidikan Pondok Pesantren: Institusionalisasi Kelembagaan Pendidikan Pesantren. 'Anil Islam: Jurnal Kebudayaan dan Ilmu Keislaman, 9(1), 148-174.

Suma, M. A. (2016). Fenomena Perkembangan Islam dan Hukum Islam di Indonesia. Jurnal Hukum PRIORIS, 2(2), 68-83.

Sunardi, H. (2010). Pengaruh penilaian kinerja dengan ROI dan EVA terhadap return saham pada perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ 45 di bursa efek Indonesia. Jurnal akuntansi, 2(1), 70-92.

Sutisna. (2002). Perilaku Konsumen dan Komunikasi Pemasaran. Bandung: Rosda.

Suwarman. (2002). Perilaku Konsumen. Bogor: Ghalia Indonesia.

Syafe'i, I. (2017). Pondok pesantren: Lembaga pendidikan pembentukan karakter. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 61-82.

Van Bruinessen, M. M. (1992). Gerakan sempalan di kalangan umat Islam Indonesia: latar belakang sosial-budaya. Retrieved from https://dspace.library.uu.nl/handle/1874/20534

Yasmadi. (2005). Modernisasi Pesantren: Kritik Nurcholis Majid Terhadap Pendidikan Islam Tradisional. Jakarta: Ciputat Press.

Yuliadi, I. (2001). Ekonomi Islam Sebuah Pengantar. Yogyakarta: LPPI.

Downloads

Published

2020-03-19

How to Cite

Qamaruddin , M. . (2020) “Potret Perilaku Konsumsi Mahasiswa-Santri Pondok Pesantren Mahasiswa UII dan Pondok Pesantren Mahasiswa Pandanaran Komplek IV Yogyakarta ”, Iqtishodia: Jurnal Ekonomi Syariah, 5(1), pp. 7–15. doi: 10.35897/iqtishodia.v5i1.276.

Issue

Section

Articles