Persepsi dan Kepercayaan Netizen terhadap Dakwah AI pada TikTok Ustadzah AI @nia.hajar_s
DOI:
https://doi.org/10.35897/dialektikaloka.v2i1.2707Kata Kunci:
Artificial Intelligence, Dakwah Digital, Persepsi, kepercayaan, Kredibilitas Sumber, Tik TokAbstrak
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mendorong munculnya inovasi dalam komunikasi dakwah digital, salah satunya melalui akun TikTok @nia.hajar_s yang menghadirkan figur Ustadzah AI sebagai penyampai pesan keislaman. Fenomena ini memunculkan beragam persepsi dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kredibilitas konten dakwah yang disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan kepercayaan netizen terhadap konten dakwah berbasis AI pada akun TikTok @nia.hajar_s. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Analisis data didasarkan pada teori persepsi Stephen P. Robbins dan teori Kredibilitas Sumber Carl I. Hovland. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi netizen terhadap konten dakwah berbasis AI cenderung positif karena dinilai menarik, komunikatif, dan mengikuti perkembangan teknologi digital. Namun, penerimaan tersebut tetap disertai sikap kritis melalui proses verifikasi terhadap materi yang berkaitan dengan Al-Qur'an, hadis, dan hukum Islam. Kepercayaan netizen terhadap konten dakwah AI bersifat selektif. AI dipandang mampu menjadi media pendukung dakwah yang inovatif, tetapi belum memiliki otoritas keilmuan sebagaimana ulama atau pendakwah. Tingkat kepercayaan lebih banyak ditentukan oleh kejelasan sumber rujukan dan validitas materi yang disampaikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa AI berpotensi memperkuat dakwah digital, namun pemanfaatannya perlu disertai validasi dan pengawasan oleh pihak yang memiliki kompetensi keilmuan agar kredibilitas pesan dakwah tetap terjaga.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Versi
- 2026-05-04 (4)
- 2026-07-30 (3)
- 2026-07-30 (2)
- 2026-07-30 (1)
