Akses Data sebagai Fondasi Desain Penelitian: Sebuah Autoetnografi
DOI:
https://doi.org/10.35897/hasina.v3i2.2658Keywords:
autoetnografi, akses data, desain penelitian, fisibilitas, ketercapaian, metodologi penelitianAbstract
Tulisan refleksi ini berawal dari pengalaman penulis yang menyaksikan mahasiswa terjebak dalam desain penelitian ideal tetapi tidak fisibel akibat keterbatasan akses data. Tulisan ini bertujuan mengidentifikasi fenomena tersebut dan menawarkan perspektif alternatif berupa desain penelitian berbasis akses data. Dengan pendekatan autoetnografi, penulis merefleksikan pengalaman mengajar di tiga jurusan dan menelusuri literatur metodologi penelitian yang selama ini diajarkan. Hasil refleksi menunjukkan bahwa literatur metodologi penelitian hanya membahas akses data sebagai urusan etis atau administratif, dan bukan sebagai pertimbangan substantif yang harus mempengaruhi desain penelitian sejak awal. Penulis menemukan bahwa kriteria ketercapaian dari SMART menjadi titik tolak untuk mengusulkan perspektif alternatif yang mempertimbangkan sumber data secara bersamaan dengan topik penelitian, bukan setelahnya. Tulisan ini diharapkan menjadi bahan diskusi bagi akademisi dalam merancang desain penelitian yang lebih realistis dan fisibel.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 I Gde Fajar Kurniawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.









