A Pengembangan e-Modul Berbasis Warisan Budaya Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa
DOI:
https://doi.org/10.35897/consistan.v4i01.2514Kata Kunci:
e-Modul, P5/PPRA, Ornamen Surya Majapahit, LingkaranAbstrak
Rendahnya pemahaman konsep lingkaran pada siswa SMK dan belum adanya bahan ajar matematika berbasis P5/PPRA menjadi landasan dalam penelitian ini untuk mengembangkan bahan ajar yang digunakan dalam proses pembelajaran berupa modul yang dapat digunakan sebagai bahan belajar agar lebih menarik, bervariasi, dan dapat dipelajari secara mandiri oleh siswa diluar jam pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian pengembangan [research and development (R&D)] dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI SMK Gajah Mada Mojokerto. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman wawancara, lembar validasi, angket, dan tes dengan teknik pengumpulan datanya yaitu wawancara, tes tulis, dan angket. Teknik analisis data yang dilakukan terdiri dari uji validitas, uji kepraktisan, dan uji efektivitas. Hasil validasi menunjukkan bahwa e-modul memenuhi kriteria valid dari segi bahasa dengan persentase 71,9% dan memenuhi kriteria sangat valid dari segi materi, pembelajaran, dan IT dengan persentase 85,7%, 97,5%, dan 97,5%. Hasil uji kepraktisan dari hasil angket yang diisi guru menghasilkan persentase sebesar 86,4% dan dari hasil angket yang diisi siswa yaitu sebesar 95% yang keduanya berada pada kriteria sangat praktis. Hasil uji efektivitas yang didapatkan dari perhitungan nilai pretest dan posttest dengan perhitungan nilai N-Gain yaitu sebesar 73% sehingga e-modul cukup efektif digunakan dalam pembelajaran.







