Praktik Pembelajaran Mendalam untuk Menciptakan Pengalaman Belajar Holistik: Mindful, Meaningful, dan Joyful di SMKs Modern Al-Rifa'ie
DOI:
https://doi.org/10.35897/jurnalaksiafirmasi.v7i1.1950Keywords:
Pembelajaran mendalam, Problem Based Learning, Kompetensi Guru, Pengabdian kepada Masyarakat, pendampinganAbstract
Pendidikan kejuruan menuntut model pembelajaran matematika yang relevan dengan kebutuhan praktis dunia kerja. Namun, di SMK Modern Al-Rifa’ie Gondanglegi, praktik pembelajaran masih didominasi oleh metode konvensional yang berpusat pada guru dan minim pemanfaatan teknologi, sehingga berdampak pada rendahnya motivasi serta hasil belajar siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru matematika melalui program pelatihan dan pendampingan implementasi pembelajaran mendalam (deep learning). Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari tiga tahapan utama, yakni: persiapan (analisis kebutuhan secara partisipatif), pelaksanaan (pelatihan dan pendampingan peer mentoring), serta evaluasi komprehensif menggunakan kerangka multi-level Guskey. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pemahaman konseptual dan keterampilan praktis guru dalam merancang Perencanaan Pembelajaran Mendalam (PPM) yang mengintegrasikan Problem Based Learning (PBL) dan teknologi digital. Lebih lanjut, terjadi pergeseran paradigma mengajar menjadi lebih berpusat pada siswa (student-centered), yang secara langsung berdampak pada peningkatan antusiasme, partisipasi aktif, dan hasil belajar siswa di kelas. Kesimpulannya, program ini berhasil mewujudkan pengalaman belajar matematika yang holistik: mindful, meaningful, dan joyful serta meningkatkan kesiapan siswa vokasi dalam menghadapi tantangan dunia kerja..



