Bahasa dan Hegemoni Neoliberalisme dalam Kebijakan Sekolah Penggerak: Tinjauan Fairclough tentang Wacana dan Praktik Sosial

Authors

  • Alfin Luluk Kamalia Universitas Mulawarman, Samarinda
  • Ayu Khairiyah Universitas Mulawarman, Samarinda
  • Yusak Hudiyono Universitas Mulawarman, Samarinda
  • Widyatmiko Gede Mulawarman Universitas Mulawarman, Samarinda

DOI:

https://doi.org/10.35897/jurnaltinta.v7i2.1935

Keywords:

education, critical discourse analysis, social practices, sekolah penggerak, linguistic

Abstract

Progam sekolah penggerak beupaya mewujukan pendidikan holistik yang mencangkup kognitif, karakter an kepribadian sswa. Inisiatif tersebut meiputi implementasi kurikulum berbasis proyek profil pelajar pancasila, pelatihan guru dan kepala sekolah, pendampingan, serta pemanfaatan teknologi. Namun,  analisis wacana kritis Norman Fairlcaugh serta konsep hegemoni neoliberalisme. nalisis menunjukkan bahwa bahasa yang digunakan dalam diskursus Sekolah Penggerak (misalnya, penekanan pada "kompetensi" dan "inovasi") secara halus dapat mereplikasi nilai-nilai pasar yang berorientasi hasil, berpotensi mengaburkan tujuan pengembangan karakter yang lebih luas. Selain itu, inisiatif seperti penyediaan platform teknologi dapat memperkuat struktur sosial yang ada jika akses tidak merata, memperlebar kesenjangan digital dan sosial-ekonomi. Terakhir, kontrol kapitalistik dapat termanifestasi melalui pendekatan manajerial dalam pelatihan guru dan kepala sekolah, serta penekanan pada keterampilan yang relevan dengan pasar kerja dalam kurikulum berbasis proyek.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astuti, A. N., Egar, N., & Abdullah, G. (2024). Analisis Kebijakan Program Sekolah Penggerak di SD Pangudi Utami Temanggung. Jurnal Inovasi Pembelajaran Di Sekolah, 5(1), 123–132. https://doi.org/10.51874/jips.v5i1.201

Mazidah, N., Handayani, R., Raudah, S., Studi, P., Publik, A., Tinggi, S., & Administrasi, I. (2025). IMPLEMENTASI PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK OLEH DINAS. Jurnal Kebijakan Publik, 2(2), 1019–1029.

Media, D. (2025). Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough Pada Pemberitaan Demo. 3.

Novayanti, N., Warman, W., & Dwiyono, Y. (2023). Implementasi Program Sekolah Penggerak dalam Kebijakan Pendidikan Merdeka Belajar di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Manajemen Dan Pendidikan, 3(1), 151–160. https://doi.org/10.30872/jimpian.v3ise.2965

Prasetyo, K. C. (2024). Hegemoni Neoliberalisme Pendidikan Tinggi di Indonesia: Sebuah Tinjauan Kritis. Langgas: Jurnal Studi Pembangunan, 3(1), 1–11. https://doi.org/10.32734/ljsp.v3i1.15810

Purba, A., Rahmadani, P., & Sari, S. (2024). Analisis Wacana Kritis Fairclough Dalam Teks Iklan Sprite 2024. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(2), 2185–2191. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i2.3158

Rahmah, L. A., & Megawati, S. (2024). Implementasi Program Sekolah Penggerak Di Sd Insan Mulya Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik. Publika, 147–159. https://doi.org/10.26740/publika.v12n1.p147-159

Downloads

Published

28-09-2025

How to Cite

Luluk Kamalia, A., Khairiyah, A., Hudiyono, Y., & Gede Mulawarman, W. (2025). Bahasa dan Hegemoni Neoliberalisme dalam Kebijakan Sekolah Penggerak: Tinjauan Fairclough tentang Wacana dan Praktik Sosial. Jurnal Tinta, 7(2), 247–251. https://doi.org/10.35897/jurnaltinta.v7i2.1935