MODEL DAKWAH SOSIAL KEAGAMAAN PESANTREN MELALUI PROGRAM SAFARI RAMADHAN

Penulis

  • Lilik Mutaharoh Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri
  • Muhammad Ullin Nuha Universitas Islam Tribakti Lirboyo

DOI:

https://doi.org/10.35897/studipesantren.v6i2.2500

Kata Kunci:

Social Religious Da'wah, Ramadan Safari, Islamic Boarding School

Abstrak

Penelitian ini menganalisis model dakwah sosial keagamaan melalui program Safari Ramadhan Pondok Pesantren Lirboyo di Kecamatan Kotabumi Utara, Lampung Utara. Menggunakan metode penelitian yang digunakan adalah fieldresearch, penelitian ini mengungkap bahwa keberhasilan dakwah santri terletak pada pendekatan mu’asyarah dan sinergi ilmu pengetahuan yang solutif terhadap problematika masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyah dan visi Rahmatan Lil’alamin efektif memperkuat moderasi beragama serta stabilitas spiritual di wilayah yang heterogen. Dampak nyata dari program ini meliputi revitalisasi fungsi masjid, peningkatan kesadaran religius masyarakat, hingga tumbuhnya kepercayaan orang tua untuk memondokkan anak mereka ke pesantren. Kesimpulan dari penelitian adalah bahwa model dakwah yang inklusif mampu menciptakan transformasi sosial religius yang mendalam dan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Abdurrahman Wahid. (2001). Pergulatan Negara, Agama, dan Kebudayaan. Desantara.

Ahmad Muttaqin. (2022). Dakwah Transformatif dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Islam Kontemporer. Vol 6 No 1.

Alhadi Arka,. (2023). Modernisasi Pendidikan Pesantren Dalam Tantangan Globalisasi. Vol 4 No 1. https://doi.org/10.53649/contemplate.V4i1.20

Azyumardi Azra. (2021). Islam Nusantara: Jaringan Global dan Lokal. Kencana.

Creswell, J. W. (2016). Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Pustaka Pelajar.

Departemen Agama RI. (2005). Al-Qur’an dan Terjemahannya. : Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an.

Djone Georges Nicolas, dkk. (2024). Djone Georges Nicolas Dkk., “Implementasi Metode Pembelajaran Experiential Learning Untuk Meningkatkan Akademik Santri Sma Pondok Pesantren. At-Ta’dib, Vol 18 No 2.

Erfin Surya Kurniawan. (2026). Safari Ramadan 1447 H: Pondok Lirboyo Kirim 3.450 Delegasi Dakwah ke Seluruh Nusantara. https://mahadalylirboyo.ac.id/safari-ramadan-1447-h-pondok-lirboyo-kirim-3-450-delegasi-dakwah-ke-seluruh-nusantara/

Hamid. (2022). Metodologi Dakwah Kontemporer: Antara Teks dan Realitas Sosial. prenada Media.

Lexy J. Moleong. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.

M. Munir. (2021). Manajemen Dakwah: Teori dan Aplikasi dalam Masyarakat Majemuk. Kencana.

M. Quraish Shihab. (2020). Wasathiyyah: Wawasan Islam tentang Moderasi Beragama. Lentera Hati.

M.B. Milles and Huberman. (1992). An Expanded Source Book: Qualitative Data Anelisys. UI Press.

Mubarok Ahmadi, Tri Tami Gunarti. (2024). Pola Komunikasi Dakwah Inklusif Untuk Masyarakat Multikultural: Perspektif Manajemen Dakwah Modern. Miyah: Jurnal Studi Islam, Vol 20 No 2. http://ejournal.unkafa.ac.id/index.php/miyah/article/view/miyah.v20i02.1339/633

Muhammad Umar Hasibullah. (2025). Internalisasi Nilai-Nilai Aswaja An Nahdliyah Sebagai Upaya Penguatan Moderasi Beragama Dan Menangkal Radikalisme Di Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris) Antirogo Jember Dan Pondok Pesantren Aswaja Cluring Banyuwangi. UIN Khas Jember.

Samsul Munir Amin. (2009). Ilmu Dakwah. Amzah.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suriagiri. (2024). Integrasi Kurikulum Pesantren Dan Nasional: Analisis Literatur Untuk Strategi Peningkatan Mutu Lulusan Pesantren. Volume 1 No 2. https://Mandarasajournal.Com/Index.Php/Mnd/Article/View/4.

Zamakhsyari Dhofier. (2021). Tradisi Pesantren: Studi tentang Pandangan Hidup Kiai dan Visinya mengenai Masa Depan Indonesia. LP3ES.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-10

Cara Mengutip

Mutaharoh, L., & Muhammad Ullin Nuha. (2026). MODEL DAKWAH SOSIAL KEAGAMAAN PESANTREN MELALUI PROGRAM SAFARI RAMADHAN . Jurnal Studi Pesantren, 6(2), 1–14. https://doi.org/10.35897/studipesantren.v6i2.2500