Problematika Etnografi Islam Di Indonesia: Antara Tradisi, Modernitas Dan Tantangan Medotologis

Authors

  • Khabibah Maharani Universitas Al-Qolam Malang
  • M. Ilham Firmansyah Universitas Al-Qolam Malang

DOI:

https://doi.org/10.35897/luxislamica.v1i3.2618

Keywords:

Islamic Ethnography, Living Islam, Methodological Problematics, Adat Law, Modernity

Abstract

Etnografi Islam di Indonesia merupakan bidang studi yang kompleks karena dibentuk oleh keragaman budaya, tradisi, dan agama masyarakat Muslim di kepulauan Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis berbagai permasalahan etnografi Islam di Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan tantangan metodologis, dialektika antara syariah dan adat, serta transformasi budaya di tengah arus modernitas dan digitalisasi. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur melalui analisis berbagai literatur ilmiah yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa etnografi Islam menghadapi sejumlah tantangan, seperti kesulitan menghasilkan deskripsi yang mendalam, subjektivitas peneliti dalam menjembatani perspektif emik dan etik, dan keterbatasan teori Barat dalam memahami dimensi spiritual masyarakat Muslim Indonesia. Selain itu, modernisasi dan perkembangan teknologi juga telah mengubah makna tradisi Islam lokal, menjadikannya lebih simbolis dan fleksibel. Fenomena etnografi virtual juga telah memunculkan isu-isu baru mengenai otentisitas pengalaman keagamaan di ruang digital. Artikel ini menyimpulkan bahwa etnografi Islam tidak hanya berfungsi sebagai metode penelitian budaya, tetapi juga sebagai pendekatan untuk memahami dinamika hubungan antara agama, tradisi, dan perubahan sosial dalam masyarakat Indonesia kontemporer.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-07-18

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.