Urgensi Etnografi Islam Dalam Studi Keislaman Kontemporer
DOI:
https://doi.org/10.35897/risalahdirasah.v1i2.2626Keywords:
Islamic Ethnography, Islamic Studies Methodology, Lived Religion, Library Research, Contemporary Islamic StudiesAbstract
Studi ini berfokus pada metodologi penelitian Islam, khususnya posisi dan relevansi etnografi Islam sebagai disiplin metodologis independen. Tujuannya adalah untuk mengkaji urgensi etnografi Islam dengan menyelidiki tiga isu: definisi dan kekhasannya dibandingkan dengan etnografi umum; posisi historis dan metodologisnya dalam studi Islam; dan relevansi serta kontribusinya terhadap studi Islam kontemporer di Indonesia. Metode penelitian kepustakaan digunakan, dengan menggunakan analisis isi tematik pada dua belas artikel jurnal terindeks nasional (SINTA dan Garuda, 2022–2025). Temuan menunjukkan bahwa etnografi Islam adalah disiplin metodologis dengan karakteristik khas yang membutuhkan kepekaan terhadap nilai-nilai, etika, dan epistemologi Islam, bukan sekadar penerapan teknis metode etnografi pada subjek Islam. Urgensinya bertumpu pada tiga pilar: kemampuan untuk mengakses agama yang dihayati di luar jangkauan tekstual; kapasitas komparatif yang melampaui survei, studi kasus, dan penelitian historis; dan temuan transformatif yang terbukti secara empiris tentang komunitas Muslim Indonesia. Disimpulkan bahwa penguasaan etnografi Islam merupakan keharusan metodologis bagi para peneliti yang mencari pengetahuan Islam yang autentik, kontekstual, dan relevan.
Downloads




