REFORMULASI PEMBUKTIAN KEKERASAN SEKSUAL

Perbandingan Hukum Nasional dan Hukum Islam

Authors

  • Haniyah Universitas Sunan Giri Surabaya
  • Atmari Universitas Sunan Giri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.35897/maqashid.v8i1.1974

Keywords:

Sexual violence, evidence, criminal law, maqāṣid al-sharī‘ah, fiqh jināyah, victim protection, Islamic law

Abstract

In the midst of increasing public awareness of sexual violence, Indonesia is still faced with serious problems in proving it in the legal realm. Many cases stop halfway or end without justice because of the difficulty of meeting formal evidence such as visum or eyewitnesses which, in practice, are nearly impossible to find in sexual violence that occurs in covert, under pressure, or power relations. This study explores how the system of proof of sexual violence can be built to be more in favor of the victim, and the extent to which Islamic legal values, especially maqāṣid al-sharī'ah, can provide relevant and contextual solutions.  In answering this study, a normative-comparative approach is used with a literature study method on laws and regulations, the doctrine of fiqh jināyah, and the principles of maqāṣid. The results show that the Islamic legal system, especially in the context of ta'zīr, opens up a wider and more flexible space for proof through the use of qarā'in (strong indications) as well as considerations of the benefit and protection of victims in obtaining justice. By combining the substantive justice values of maqāṣid al-sharī'ah and the progressive spirit of the violent crime law (TPKS Law), this study offers an alternative model of proof that is more responsive, humane, and inclusive. These findings are expected to be important inputs in formulating an Indonesian criminal law system that is more adaptive to the vulnerability of victims and able to respond to the challenges of justice in today's world.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustini, Ika, Rofiqur Rachman, dan Ruly Haryandra. “Perlindungan Hukum Terhadap Korban Kekerasan Seksual: Kajian Kebijakan Hukum Pidana Indonesia dan Hukum Pidana Islam.” Rechtenstudent 2, no. 3 (2021): 342–55.

Alviani, Dian. “Konsep Hukum Pembuktian Kekerasan Verbal Terhadap Wanita Dalam Rumah Tangga Menurut Hukum Positif Dan Hukum Islam.” Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, n.d.

Angjaya, Vanessa Ileana, Ni Ketut Pitri Sedani, dan Dave David Tedjokusumo. “Terobosan Hukum dalam Tindak Pidana Kekerasan Seksual: Perluasan Alat Bukti untuk Melindungi Korban.” Iuris Studia: Jurnal Kajian Hukum 5, no. 2 (2024): 551–57.

Arrisyda, Iqlima Maula. “Pidana Aborsi Anak Korban Perkosaan Dalam Perspektif Yusuf Al-Qardhawi (Analisis Putusan Hakim No. 5/Pid. Sus. Anak/2018/Pn. Mbn).” Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, n.d.

Ashfiya, Sa’adatul. “Upaya perlindungan hukum santri korban kekerasan seksual oleh Women’s Crisis Center (WCC) Yayasan Harmony Jombang perspektif Maqāṣid Al-Syarī ‘Ah Jasser Auda.” Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, 2024.

Asmadi, Erwin. “Peran Psikiater Dalam Pembuktian Kekerasan Psikis Pada Korban Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga.” De Lega Lata: Jurnal Ilmu Hukum 3, no. 1 (2018): 39–51.

Attamimi, Fahim, dan Tanudjaja Tanudjaja. “Pemenuhan Hak Restitusi Bagi Anak Korban Kekerasan Seksual.” UNES Law Review 6, no. 4 (2024): 12134–41.

Bhatti, Muhammad Safdar, Rizki Maulana, dan Imron Hamzah. “Legal Politics in Transforming Islamic Norms in Sexual Violence Law: A Maqasid al-Shariah Analysis.” Munakahat: Journal of Islamic Family Law 1, no. 1 (2024): 1–19.

Dalil, Alliza Khovshov Zanuba. “Problematika Pembuktian Pada Kasus Pelecehan Seksual Dalam Perspektif KUHP dan Fiqh Jinayah.” Mavisha: Law and Society Journal 2, no. 2 (2024): 87–96.

Erick, Benni, dan Khairil Rizal. “Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Uqubat Terhadap Jarimah Pelecehan Seksual (Studi Kasus Mahkamah Syar’iyyah Aceh Barat).” Jurnal Sosial Humaniora Sigli 4, no. 2 (2021): 119–36.

Feni, Evita, Edi Yunara, dan Yati Sharfina Desiandri. “Pembaharuan Keabsahan Pembuktian Testimonium de Auditu dalam Tindak Pidana Kekerasan Seksual: Analisis Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia.” Legalite: Jurnal Perundang Undangan dan Hukum Pidana Islam 9, no. 2 (2024): 148–65.

Hairi, Prianter Jaya, dan Marfuatul Latifah. “Implementasi undang-undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual.” Jurnal Negara Hukum 14, no. 2 (2023): 163–79.

Hamzah, Andi. “Terminologi hukum pidana,” 2008.

Herisasono, Adi, Anggraini Rosiana Efendi, dan Oscha Davan Kharisma. “Implementasi pembuktian tindak pidana kekerasan seksual dalam perspektif Undang-undang Nomor 12 tahun 2022.” Jurnal Preferensi Hukum 4, no. 3 (2023): 292–98.

Jamaludin, Ahmad. “Perlindungan Hukum Anak Korban Kekerasan Seksual.” JCIC: Jurnal CIC Lembaga Riset Dan Konsultan Sosial 3, no. 2 (2021): 1–10.

Jamil, Jamal. “Pembuktian di Peradilan Agama.” Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam 4, no. 1 (2017): 25–39.

Kalangit, Amelia. “Peran ilmu kedokteran forensik dalam pembuktian tindak pidana pemerkosaan sebagai kejahatan kekerasan seksual.” e-CliniC 1, no. 1 (2013).

Kartikasari, Meda Desi. “Menelisik akar pemikiran asas In Dubio Pro Natura dalam penegakan hukum,” 2018.

Mustikasari, Erni. “Problematika Pembuktian dalam Tindak Pidana Kekerasan Seksual.” In Prosiding Seminar Hukum Aktual Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, 1:92–94, 2023.

Putra, Ferdiansa, Rangga Mahesa, dan Kurniati Kurniati. “Istinbath Hukum Imam Syafi’i dalam Pemecahan Kasus Pelecehan Seksual di Indonesia.” Birokrasi: Jurnal Ilmu Hukum Dan Tata Negara 2, no. 3 (2024): 384–97.

Qur’an. An-Nur ayat 4 (n.d.).

RABBANI, HANIF. “Problematika Pembuktian Dalam Perkara Jinayat Terhadap Qonun Aceh Nomor 7 Tahun 2013 Tentang Hukum Acara Jinayat,” 2023.

Rusyd, Ibn. Bidayat al-Mujtahid wa Nihayat al-Muqtashid, Juz II, Kairo:Dar al-Hadits, 1995.

Santoso, Lukman, dan Bustanul Arifin. “Perlindungan Perempuan Korban Kekerasan Perspektif Hukum Islam.” De Jure: Jurnal Hukum dan Syar’iah 8, no. 2 (2016): 113–25.

SISWANTO, SISWANTO. “Pemidanaan Pelaku Tindak Pidana Pelecehan Seksual Dalam Kuhp Dan Hukum Islam.” Universitas Islam Sultan Agung Semarang, 2022.

Surayda, Helen Intania. “Perlindungan Hukum Terhadap Korban Kekerasan Seksual Dalam Kajian Hukum Islam.” Jurnal Ius Constituendum 2, no. 1 (2017): 24–38.

Warman, Fadhli. “Status Anak Hasil Zina (Studi Komparatif antara Fatwa Majelis Ulama Indonesia, Dār Al-Iftāʾ Mesir, dan Jabatan Mufti Negeri Perlis).” Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, 2022.

Wulandari, Nurlaela, dan Kus Rizkianto. “Problematika Pembuktian Dalam Tindak Pidana Pelecehan Seksual.” Pancasakti Law Journal (PLJ) 2, no. 1 (2024): 57–66.

Yantzi, Mark. Kekerasan Seksual Dan Pemulihan. BPK Gunung Mulia, 2009.

Downloads

Published

2025-05-26

How to Cite

Haniyah, H., & Atmari, A. (2025). REFORMULASI PEMBUKTIAN KEKERASAN SEKSUAL: Perbandingan Hukum Nasional dan Hukum Islam. MAQASHID, 8(1), 80–93. https://doi.org/10.35897/maqashid.v8i1.1974

Issue

Section

Articles